BORNEONEWS, Palangka Raya – BPBD Provinsi Kalimantan Tengah meminta seluruh Pos Lapangan (Poslap) untuk memaksimalkan penggunaan aplikasi Zello dalam pelaporan dan komunikasi. Hal ini disampaikan dalam Rapat Evaluasi Mingguan secara daring.
Kepala BPBD Kalteng Ahmad Toyib mengatakan, hingga 1 Juli 2025, jumlah peserta rallcall melalui Zello masih belum mencapai separuh dari total regu yang ada.
Beberapa wilayah seperti Taman Nasional Sebangau mengalami keterbatasan sinyal sehingga pelaporan masih dilakukan secara mingguan. Ahmad Toyib menekankan perlunya peningkatan efektivitas pelaporan untuk mempercepat respons.
“Kita telah memasuki awal musim kemarau. Seluruh Pos Lapangan saya minta untuk meningkatkan patroli, sosialisasi, dan pembasahan secara rutin,” kata Ahmad Toyib di Palangka Raya, Kamis, 3 Juli 2025.
Sepanjang 1 Januari hingga 30 Juni 2025, BPBD mencatat 127 kejadian bencana, didominasi Karhutla sebanyak 84 kejadian. Luas lahan yang terbakar mencapai 146,21 hektare.
Poslap juga diminta memperhatikan peringatan dini tingkat kemudahan terbakar yang dikirimkan setiap hari melalui WhatsApp Group serta mencetak leaflet pengendalian Karhutla.
Ahmad Toyib menegaskan perlunya kerja sama semua pihak untuk mewujudkan Kalteng bebas kabut asap 2025. (HERMAWAN DP/j)









