SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit –  Kabar gembira bagi calon jemaah haji dan umrah di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).  Pembangunan gedung pelayanan haji dan umrah yang akan berfungsi sebagai asrama haji resmi telah dibangun.

Asisten I Setda Kotim, Rihel, menjelaskan pemilihan Kotim sebagai lokasi pembangunan didasarkan pada beberapa pertimbangan.  

"Pertimbangannya, Kotim tanahnya siap, sedangkan kabupaten lain termasuk Palangka Raya belum memiliki lahan yang memadai. Akhirnya, jatuh ke Kotim karena kita dinilai paling siap,” ungkap Rihel, Kamis, 3 Juli 2025.

Gedung yang berlokasi di Kantor Kementerian Agama Kotim, Jalan Ir. Soekarno ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dan menegaskan kesiapan Kotim sebagai pusat layanan haji di Kalimantan Tengah. Kehadiran gedung ini nantinya, menurut Rihel, akan sangat membantu para calon jemaah. 

“Dulu, calon jemaah harus ke bank, lalu ke kantor lainnya, bolak-balik yang tentu menambah biaya dan tenaga. Kalau sudah terpusat begini, biayanya bisa dihemat, apalagi untuk warga dari pedalaman yang jaraknya jauh,” jelasnya.  

Pasalnya, di gedung tersebut semua aktivitas atau proses pembayaran, pendaftaran, hingga urusan perizinan dapat dilakukan di satu tempat, sehingga lebih efisien dan efektif.

Rihel menambahkan bahwa pembangunan gedung tersebut menggunakan dana pusat melalui Kanwil Kementerian Agama Kalimantan Tengah.  

Pembangunan ini diharapkan dapat memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi calon jemaah haji dan umrah di Kotim.

“Anggarannya memang langsung dari pusat, lewat Kanwil Kemenag. Proses lelang pun dilakukan di tingkat provinsi,” imbuhnya.  (DEVIANA/j)