SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit –  Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) siap ramaikan Sampit Trade Festival. Festival tersebut dinilai mampu meningkatkan perekonomian di Kotawaringin Timur (Kotim). 

Ketua Panitia Sampit Trade Festival, Rahmat Noor, mengungkapkan festival yang berlangsung dari tanggal 5 hingga 12 Juli di lapangan mini area depan Stadion 29 November ini akan menampilkan puluhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) baik lokal maupun dari luar daerah.

"Kami tetap memprioritaskan pelaku usaha lokal, tetapi sebagian ada dari luar daerah di Kalimantan Tengah, bahkan juga dari Banjarmasin dan Banjarbaru Kalimantan Selatan, serta dari Kalimantan Timur," ujarnya, Kamis, 3 Juli 2025.

Rahmat Noor, yang juga dikenal sebagai Rahmat Kotim, menyebut Sampit Trade Festival 2025 sebagai kegiatan berskala besar pertama di tahun ini.  Ia menjelaskan tujuan utama penyelenggaraan festival itu adalah untuk menggairahkan kembali perekonomian Kotim yang tengah lesu.  Menurutnya dangan adannya festival tersebut perekonomian meningkat melalui perputaran uang yang ada di Kotim. 

"Pelaku usaha sangat antusias.  Kami telah menyiapkan 40 stan berukuran besar, ditambah tenda kecil dan lapak untuk pedagang kaki lima.  Meskipun pendaftaran masih dibuka sekarang,  lokasi yang tersedia hampir penuh," ujarnya. 

Kehadiran UMKM dari luar daerah diharapkan dapat memberikan dampak positif berupa transfer pengetahuan bagi UMKM lokal.  Berdasarkan data, peserta festival didominasi oleh usaha kuliner, yang menunjukkan potensi menjanjikan sektor ini di Kotim. 

"Saya berharap festival ini dapat membantu UMKM lokal, khususnya dalam hal peningkatan produksi, pengemasan, dan pemasaran produk," imbuhnya. 

Rahmat Noor, yang juga Ketua UMKM Harati, menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah, khususnya Bupati Halikinnor atas dukungannya.  Ia berharap festival ini memberikan manfaat ekonomi yang besar bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM.

"Untuk perputaran ekonomi, kami menargetkan kurang lebih Rp3 sampai Rp5 miliar. Kegiatan besar kita gelar di tengah ekonomi kita sedang melemah, harapannya mudah-mudahan target perputaran Rp3 sampai Rp5 miliar itu bisa tercapai," sebutnya..

Festival itu nantinya akan menyajikan beragam kegiatan, mulai dari bazar kuliner dan UMKM multiproduk, stan otomotif, wahana permainan, hingga panggung hiburan berukuran besar.  Untuk memeriahkan pembukaan dan penutupan, panitia menghadirkan DJ Reza Yayank dan penyanyi dangdut Purnama, jebolan Kontes Dangdut Indonesia (KDI). (DEVIANA/H)