PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Rapimpurnas KNPI 2025 yang berlangsung di Palangka Raya, membahas berbagai tantangan global yang dihadapi pemuda Indonesia. Salah satunya adalah krisis ekonomi global dan disrupsi teknologi.

Ketua Umum DPP KNPI Bung Ryano Panjaitan menegaskan, pemuda harus menyiapkan diri menghadapi perubahan cepat yang terjadi secara global. Fokusnya adalah penguatan kompetensi dan karakter.

Dalam forum tersebut, peserta mendiskusikan strategi konkret menghadapi ancaman robotisasi yang berdampak pada hilangnya lapangan pekerjaan di masa depan.

“Pemuda harus mampu beradaptasi dengan teknologi dan perubahan global yang cepat agar tetap relevan dalam pembangunan bangsa,” kata Bung Ryano di Palangka Raya, Kamis malam, 3 Juli 2025.

Selain itu, forum juga menyoroti perlunya transformasi sektor pendidikan dan pelatihan agar selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.

--page


KNPI mendorong pemuda untuk mengambil peran strategis dalam sektor ekonomi kreatif, kewirausahaan, riset, dan pengembangan teknologi.

Rapimpurnas ini diikuti oleh pengurus KNPI dari seluruh provinsi, yang menyatukan visi untuk mendorong bonus demografi menjadi kekuatan produktif Indonesia. (HERMAWAN DP/Y)