PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, menyampaikan harapan besar kepada pengurus Dewan Kesenian Palangka Raya (DKPR) periode 2025-2030. Ia berharap kepengurusan baru ini mampu membawa kemajuan signifikan bagi perkembangan kesenian di Kota Palangka Raya.

Kepemimpinan baru diharapkan mampu membawa angin segar dan inovasi dalam memajukan dunia seni dan budaya di daerah tersebut.

Fairid Naparin menekankan pentingnya peran DKPR dalam melestarikan dan mengembangkan potensi seni dan budaya lokal. DKPR diharapkan mampu menjadi wadah bagi para seniman untuk berkarya dan berkreasi, serta menjadi jembatan antara seniman dengan masyarakat luas.

"Saya juga berharap DKPR dapat berperan aktif dalam mempromosikan kesenian Palangka Raya ke tingkat nasional bahkan internasional," katanya, Jumat, 4 Juli 2025.

Pengurus DKPR periode 2025-2030 memiliki tantangan besar dalam memajukan kesenian di Palangka Raya. Mereka dituntut untuk mampu menciptakan program-program inovatif dan kreatif yang mampu menarik minat masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terlibat aktif dalam kegiatan kesenian.

--page

Selain itu, pengurus DKPR juga diharapkan mampu membangun kolaborasi yang kuat dengan berbagai pihak, baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat.

Kolaborasi ini sangat penting untuk mendapatkan dukungan dan sumber daya yang dibutuhkan dalam menjalankan program-program kerja. Dukungan dari berbagai pihak akan mempermudah DKPR dalam mencapai tujuannya.

Wali Kota juga berharap agar DKPR mampu menciptakan ekosistem yang kondusif bagi perkembangan kesenian di Palangka Raya. Hal ini meliputi penyediaan infrastruktur yang memadai, pelatihan dan pengembangan kapasitas bagi para seniman, serta akses pasar yang lebih luas bagi karya-karya seni lokal.

Dengan dukungan dan kerja keras dari semua pihak, diharapkan DKPR periode 2025-2030 mampu membawa kesenian Palangka Raya ke tingkat yang lebih tinggi dan semakin dikenal luas di Indonesia dan dunia.

"Keberhasilan DKPR akan mencerminkan kemajuan dan perkembangan budaya di Kota Palangka Raya," pungkasnya. (PATHUR/y)