BORNEONEWS, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran menyampaikan pidato usai penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama KUPA dan PPAS-P Perubahan APBD 2025, menekankan respons pemerintah terhadap dinamika ekonomi dan sosial di daerah.
Ia menyoroti pertumbuhan ekonomi Kalteng yang mencapai 4,04 persen pada triwulan I 2025, inflasi April sebesar 1,21 persen, serta penurunan angka pengangguran terbuka menjadi 3,47 persen atau sekitar 46 ribu orang dibanding tahun sebelumnya.
Gubernur menjelaskan bahwa pemerintah daerah responsif terhadap kondisi ini dengan mengendalikan inflasi melalui pasar murah dan subsidi di sektor strategis untuk menjaga daya beli masyarakat.
Selain itu, tingkat kemiskinan Kalteng yang berada di angka 5,26 persen ditargetkan turun menjadi 4,11–4,61 persen pada akhir tahun dengan sinergi lintas sektor.
Ia menekankan pentingnya belanja prioritas, termasuk program HUMA BETANG Sejahtera dan ASTA CITA, untuk mendukung penguatan infrastruktur, pendidikan, ketahanan pangan, dan penurunan stunting.
“Perubahan APBD 2025 difokuskan untuk menjawab tantangan ekonomi makro dan kebutuhan mendesak masyarakat di seluruh wilayah Kalimantan Tengah,” kata Gubernur Agustiar Sabran di Palangka Raya, Kamis, 3 Juli 2025.
Gubernur juga mengapresiasi kerja sama DPRD yang konstruktif selama pembahasan dokumen keuangan daerah ini. (HERMAWAN DP/H)
Gubernur Kalteng Tegaskan Responsif Tangani Isu Strategis Melalui Perubahan APBD 2025
Bagikan:

PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Gubernur Kalteng Ajak Tokoh Agama Perkuat Pesan Perdamaian
Tokoh Lintas Agama Kalteng Tekankan Kebersamaan Hadapi Kemarau dan Karhutla
Tokoh Lintas Agama Ingatkan Pentingnya Huma Betang dan Kerukunan di Kalteng
Agustiar Sabran Harap Bantuan Pangan Bisa Ringankan Beban Keluarga Pengemudi Ojol
Agustiar Sabran Tekankan Penyaluran Bantuan Sosial Harus Tepat Sasaran
Gubernur Kalteng Sapa Jemaat Lintas Denominasi, Bantuan Pangan Berpotensi Ditambah
Komentar (0)
Memuat komentar…







