BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Ketua I DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Riska Agustin, menekankan pentingnya pengembangan hard skill dan soft skill bagi generasi muda di Kalteng.
Ia menyatakan bahwa kedua jenis keterampilan tersebut sama-sama krusial untuk kesuksesan di masa depan. Pernyataan ini disampaikan dalam sebuah kesempatan belum lama ini.
Riska Agustin menjelaskan bahwa hard skill merupakan keterampilan teknis yang spesifik dan dapat diukur, seperti kemampuan dalam bidang teknologi informasi, bahasa asing, atau keterampilan vokasi tertentu. Keterampilan ini sangat dibutuhkan dalam dunia kerja yang semakin kompetitif.
Sementara itu, soft skill merujuk pada keterampilan interpersonal dan personal yang lebih luas, seperti kemampuan komunikasi, kerja sama tim, kepemimpinan, dan manajemen waktu.
"Keterampilan ini penting untuk membangun hubungan yang baik, beradaptasi dengan lingkungan kerja, dan mencapai tujuan bersama," katanya, Jumat, 4 Juli 2025.
--page
Menurut Riska Agustin, generasi muda Kalteng perlu memiliki keseimbangan antara hard skill dan soft skill. Hanya mengandalkan hard skill saja tidak cukup untuk meraih kesuksesan.
Soft skill yang baik akan membantu individu untuk memanfaatkan hard skill mereka secara efektif dan berkolaborasi dengan orang lain.
Riska Agustin mengajak seluruh pihak, termasuk pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat, untuk bersama-sama berperan aktif dalam membina dan mengembangkan potensi generasi muda Kalteng agar mampu bersaing di era global.
"Pengembangan hard skill dan soft skill merupakan investasi penting untuk masa depan Kalteng," pungkasnya. (PATHUR/y)









