BORNEONEWS, Palangka Raya – Bonus demografi menjadi salah satu topik utama yang dibahas dalam Rapimpurnas KNPI 2025 di Palangka Raya. Forum ini menyoroti pentingnya menyiapkan kepemimpinan pemuda menghadapi Indonesia Emas 2045.
Ketua Umum DPP KNPI Bung Ryano Panjaitan menegaskan, bonus demografi harus dimanfaatkan maksimal agar menjadi kekuatan pembangunan, bukan malah menjadi beban sosial.
“Pemuda Indonesia akan menjadi kekuatan utama bangsa pada 2030-2045. Mereka harus disiapkan dengan keterampilan kepemimpinan, etika, dan jiwa kebangsaan yang kuat,” ujarnya di Palangka Raya, Kamis malam, 3 Juli 2025.
Forum ini membahas penguatan peran pemuda dalam kepemimpinan komunitas, organisasi, hingga lembaga pemerintahan di daerah masing-masing.
Selain itu, pemuda didorong untuk aktif dalam advokasi isu sosial, pendidikan, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat lokal secara berkelanjutan.
KNPI menilai bahwa regenerasi kepemimpinan pemuda perlu difasilitasi dengan pelatihan, mentoring, serta akses kesempatan kepemimpinan di berbagai level.
Melalui Rapimpurnas ini, KNPI menegaskan komitmennya untuk mencetak generasi pemimpin muda yang siap menghadapi tantangan nasional dan global secara inklusif dan kolaboratif. (HERMAWAN DP/j)
Ketua KNPI Ryano Panjaitan: Bonus Demografi Berpotensi Kekuatan dan Beban Sosial
Bagikan:

PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kebakaran Hebat Hanguskan 4 Rumah dan 1 Masjid di Kotim
Razia Narkoba, 32 Sopir Angkutan Batubara di Barito Timur Jalani Tes Urine
Tentara Yaman Lumpuhkan Lebih dari 300 Petempur Houthi
Kebakaran Terjadi di Masjid Al-Muhajirin Cempaga Kotim
Kebakaran di Jalan Pahlawan Marabahan, Api Membesar Dekat Sekolah
Pohon Tumbang dan Bangunan Rusak Diterjang Angin Kencang di Banjarbaru
Komentar (0)
Memuat komentar…







