PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Provinsi Kalimantan Tengah menargetkan percepatan realisasi Luas Tambah Tanam (LTT) Tahun 2025.

Kepala Dinas TPHP Provinsi Kalteng, Rendy Lesmana, menyatakan LTT menjadi strategi utama memperkuat ketahanan pangan daerah dan swasembada pangan nasional.

“Percepatan LTT tahun 2025 harus dilakukan secara terencana, terkoordinasi, dan berkelanjutan,” kata Rendy Lesmana di Palangka Raya, baru baru ini.

Ia menyebutkan target optimasi lahan seluas 8.989 hektare, cetak sawah rakyat 85.740 hektare, dan LTT reguler 164.358 hektare telah ditetapkan Kementerian Pertanian.

Program tersebut merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten, dengan melibatkan peran petani dan penyuluh.

--page


Rendy menegaskan pentingnya penguatan data, peningkatan kapasitas petani, dan optimalisasi pendampingan lapangan dalam mendukung target tanam.

“Semoga percepatan tanam ini mampu memperkuat ketahanan pangan Kalimantan Tengah dan berkontribusi pada swasembada nasional,” tutupnya. (HERMAWAN DP/Y)