BORNEONEWS, Palangka Raya – Percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) Tahun 2025 di Kalimantan Tengah diprioritaskan melalui sinergi lintas sektor dan pendampingan petani.
Kepala Dinas TPHP Provinsi Kalteng, Rendy Lesmana, mengatakan kerja sama semua pihak menjadi kunci keberhasilan program tersebut.
“Kita tidak bisa bekerja sendiri, perlu kolaborasi dari semua stakeholder,” ujar Rendy Lesmana di Palangka Raya, baru-baru ini.
Target percepatan meliputi optimasi lahan, cetak sawah rakyat, dan program reguler, sesuai arahan Kementerian Pertanian.
Rapat koordinasi juga membahas tantangan teknis di lapangan dan strategi penguatan peran penyuluh serta petugas lapangan.
--page
Menurut Rendy, optimalisasi sarana produksi hingga kesiapan lahan penting dilakukan secara berkelanjutan. “Semoga sinergi ini dapat mendukung percepatan tanam dan mencapai target ketahanan pangan 2025,” tutupnya. (HERMAWAN DP/Y)









