SERUYAN –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang  – Kesadaran masyarakat di Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, untuk mulai berinvestasi demi mendapatkan passive income masih  perlu terus ditingkatkan.

Dengan latar belakang penduduk yang beragam, potensi literasi keuangan yang lebih baik menjadi sangat penting.

Selama ini, masyarakat kerap memandang Pegadaian hanya sebagai tempat untuk menggadaikan barang saat membutuhkan dana cepat. Namun nyatanya, Pegadaian kini hadir sebagai solusi finansial cerdas yang bisa mengatasi masalah tanpa menimbulkan masalah, dengan berbagai produk investasi yang menguntungkan, terutama Tabungan Emas.

Syahrul Ramadhan, Juru Taksir Pegadaian Unit Seruyan, menjelaskan bahwa Pegadaian memiliki banyak produk yang mendorong masyarakat untuk mulai berinvestasi. Salah satu yang paling populer dan aman adalah Tabungan Emas.

“Investasi  itu bukan tabungan. Kalau tabungan hanya menyimpan uang, tapi investasi membuat uang hari ini menjadi aset untuk masa depan, bahkan bisa mendatangkan passive income,” jelas Syahrul, Sabtu, 5 Juli 2025

Ia menambahkan, investasi tidak selalu berarti membeli emas fisik. Di Pegadaian, nasabah bisa memiliki emas secara digital melalui Tabungan Emas dan bahkan bisa menghasilkan keuntungan rutin.

“Misalnya punya saldo Tabungan Emas 10 gram, saldo itu sekarang bisa dijadikan deposito emas, jadi setiap bulan nasabah mendapat imbal hasil. Semakin besar saldo, semakin besar pula passive income-nya. Inilah yang disebut investasi,” katanya.

Syahrul juga memaparkan keunggulan investasi emas dibandingkan instrumen lain. Selain tidak korosi dan tahan lama, emas relatif stabil terhadap inflasi dan nilai tukar.

“Harga emas cenderung naik dalam jangka panjang, meskipun fluktuatif dalam jangka pendek. Emas juga sangat mudah dijual atau dijadikan agunan jika sewaktu-waktu dibutuhkan dana,” lanjutnya.

Kini, Pegadaian juga telah menjadi bagian dari Bank Emas Indonesia (bullion services), sehingga nasabah semakin mudah mengelola aset emas mereka dengan aman dan produktif.

Pegadaian terus berperan aktif dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat Seruyan. Kesadaran untuk berinvestasi memang sudah mulai tumbuh di kalangan masyarakat, namun sebagian besar masyarakat masih sebatas “menyimpan lalu menggadaikan emas”.

“Padahal dari Tabungan Emas saja sudah bisa menghasilkan penghasilan tambahan. Sedikit demi sedikit dikumpulkan, lama-lama menjadi aset yang memberi manfaat jangka panjang,” terang Syahrul.

Pegadaian Unit Seruyan pun rutin melakukan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya investasi yang aman dan menguntungkan, dengan pendekatan sederhana agar mudah dipahami oleh semua kalangan.

“Kami siap memberikan pemahaman dan pelayanan terbaik bagi siapa saja yang ingin berinvestasi. Produk kami bukan hanya aman, tapi juga memberi nilai tambah jangka panjang,” tuturnya.

Dengan semakin luasnya literasi keuangan dan kesadaran investasi, Pegadaian menjadi jawaban cerdas bagi masyarakat Kuala Pembuang yang ingin membangun masa depan finansial tanpa harus ribet atau berisiko tinggi. (FAHRUL/H)