PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Palangka Raya, Avina Fairid Naparin, terus berupaya menekan angka stunting di Kota Palangka Raya.

Strategi yang dijalankan kali ini menekankan pada perluasan jangkauan program hingga ke lapisan masyarakat terbawah.

Avina Fairid Naparin menjelaskan bahwa fokus utama TP PKK saat ini adalah memastikan program penanggulangan stunting benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat, tidak hanya di permukaan saja. Upaya ini dilakukan melalui penguatan kapasitas Pokja (Kelompok Kerja) PKK di tingkat bawah.

"Kami ingin memastikan program kami benar-benar sampai ke lapisan terbawah masyarakat," ujar Avina, Minggu, 6 Juli 2025.

Penguatan Pokja PKK ini diharapkan dapat menjadi ujung tombak dalam mensosialisasikan dan mengimplementasikan program penanggulangan stunting di tengah masyarakat.

Berkat strategi yang terarah dan komprehensif ini, angka Prevalensi stunting di Kota Palangka Raya dilaporkan mengalami penurunan yang cukup drastis 19, 1 persen.

Penurunan angka stunting merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi berbagai pihak, termasuk TP PKK, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan masyarakat. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa dengan strategi yang tepat dan komitmen yang kuat, penanggulangan stunting dapat dicapai.

Ke depan, TP PKK Palangka Raya akan terus berupaya meningkatkan kualitas program dan memperluas jangkauannya untuk memastikan tidak ada lagi anak di Palangka Raya yang mengalami stunting.

"Penguatan Pokja PKK dan kerja sama dengan berbagai pihak akan terus menjadi kunci keberhasilan program ini," pungkasnya. (PATHUR/j)