SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara - Gebyar UMKM 2025 secara resmi dimulai dan dibuka langsung oleh Bupati Sukamara, Masduki pada Sabtu malam, 5 Juli 2025. Kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka peringatan hari jadi ke-23  Kabupaten Sukamara ini melibatkan sebanyak 350 pelaku usaha

"Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah khususnya di Kabupaten Sukamara, dengan memperkenalkan produk-produk UMKM lokal yang ada di seluruh wilayah Kabupaten Sukamara," kata Masduki saat membuka kegiatan di Taman Permata Sukma.

Menurutnya, Gebyar UMKM merupakan salah satu langkah nyata keseriusan dan kesungguhan pemerintah daerah dalam mendorong dan memacu kebangkitan perekonomian daerah, sebab UMKM merupakan salah satu tulang punggung perekonomian yang memiliki peran yang tak kalah penting dari sektor-sektor lainnya seperti sektor perkebunan, pertanian, kelautan dan perikanan. 

"UMKM juga bisa membuka lapangan pekerjaan, menyerap tenaga kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi baik daerah maupun nasional. kegiatan ini juga sekaligus sebagai upaya membuka jaringan kemitraan usaha yang lebih luas baik antar pelaku usaha, pembina, lembaga keuangan, praktisi, dan stake holder lainnya, sehingga UMKM lokal dapat naik kelas dan mampu bersaing di era perdagangan bebas atau global," ujar Masduki

Melalui Gebyar UMKM Kabupaten Sukamara kali ini akan dilaksanakan mulai tanggal 5 sampai dengan 12 Juli 2025 maka diharapkan UMKM terus maju berkreasi dan berinovasi sehingga ekonomi bangkit dengan menghasilkan produk-produk unggulan yang mampu bersaing dipasar luas, sebagai pilar serta  pendorong perekonomian daerah yang mampu berdaya saing, dikenal luas oleh masyarakat, dan mudah-mudahan dapat menjadi oleh-oleh khas Kabupaten Sukamara.

"Gebyar UMKM ini diikuti kurang lebih 350 pelaku UMKM yang memasarkan berbagai produk diantaranya terdiri dari kuliner, makanan, permainan serta pedagang konveksi baik dari dalam daerah maupun luar daerah dan diharapkan perputaran uang yang terjadi selama kegiatan ini berlangsung sebesar Rp 1,3 Miliar," ucap Masduki.

Serangkaian kegiatan Gebyar UMKM 2025 ini diselenggarakan juga lomba memasak kreasi olahan kerupuk basah, Kontes Dangdut Sukamara (KDS), dan di meriahkan juga oleh artis-artis dari ibukota. (fah)