BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Pemkab Kotim) terus melanjutkan komitmennya dalam memperluas akses pendidikan melalui program sekolah perintis. Saat ini, tahapan selanjutnya masih menunggu hasil rapat lanjutan bersama kementerian terkait untuk menentukan kelayakan program tersebut.
Wakil Bupati Kotim, Irawati, mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat akan digelar pertemuan lanjutan bersama Kementerian Sosial (Kemensos), Kementerian Ketenagakerjaan, dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Rapat tersebut bertujuan untuk memastikan kesiapan dan kelayakan sekolah perintis yang telah dirancang pemerintah daerah.
"Untuk tahapan berikutnya, kami akan melaksanakan rapat lanjutan dengan Kemensos, Kementerian Ketenagakerjaan, dan Kementerian PUPR untuk menilai kelayakan sekolah perintis yang telah disiapkan. Dari hasil itu nanti akan ditentukan langkah selanjutnya," kata Irawati, Minggu, 6 Juli 2025.
Ia menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam menekan angka kemiskinan antargenerasi melalui pendekatan pendidikan berkelanjutan.
Dalam program ini, Kotim telah ditetapkan sebagai lokasi untuk jenjang Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA), sementara Kabupaten Gunung Mas difokuskan untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP).
"Pemerintah daerah menyiapkan dua wilayah. Di Kotim untuk anak-anak tingkat SLTA, dan di Gunung Mas untuk tingkat SMP. Ini adalah bentuk perhatian serius kami terhadap masa depan anak-anak, terutama dari keluarga kurang mampu," jelasnya.
Irawati menegaskan, program sekolah perintis ini tidak hanya menyediakan akses pendidikan formal, tetapi juga diharapkan menjadi jalan keluar konkret dalam memutus mata rantai kemiskinan.
Pemerintah ingin menciptakan ekosistem pendidikan yang mendukung pertumbuhan karakter, keterampilan, dan kemandirian siswa sejak dini.
“Ini bukan hanya soal sekolah, tetapi soal menciptakan masa depan yang lebih baik. Kami berharap dukungan dari semua pihak agar program ini bisa berjalan optimal dan tepat sasaran,” pungkasnya. (Ari)









