PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional atau BKKBN Perwakilan Kalimantan Tengah terus memperkuat upaya percepatan penurunan stunting melalui berbagai inovasi daerah. Salah satu program unggulan yang kini menjadi sorotan adalah GENTING, singkatan dari Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting, yang diperkenalkan dalam kegiatan Penilaian Kinerja Kabupaten/Kota Aksi Konvergensi Penurunan Stunting 2025 yang digelar baru-baru ini.

Kepala Perwakilan BKKBN Kalimantan Tengah, Sunarto, menjelaskan bahwa GENTING merupakan bentuk kolaborasi lintas sektor yang melibatkan peran aktif dunia usaha melalui pemanfaatan dana Corporate Social Responsibility atau CSR.

"Program ini menjadi jembatan antara kepedulian sektor swasta dan kebutuhan riil masyarakat dalam mencegah stunting sejak dini," ujarnya.

Program GENTING menyasar keluarga berisiko stunting, khususnya ibu hamil, ibu menyusui, dan anak usia 0–23 bulan. Bantuan yang diberikan tidak hanya berupa paket nutrisi harian, tetapi juga mencakup akses terhadap air bersih, renovasi rumah tidak layak huni, serta edukasi pengasuhan berbasis 1.000 Hari Pertama Kehidupan atau HPK.

"Kami ingin memastikan bahwa intervensi yang dilakukan bersifat menyeluruh dan berkelanjutan," tambah Sunarto.

Menurutnya, pendekatan orang tua asuh dalam GENTING tidak hanya bersifat karitatif, tetapi juga edukatif dan transformatif. Perusahaan yang terlibat tidak sekadar menyalurkan bantuan, tetapi juga diajak memahami akar persoalan stunting dan menjadi bagian dari solusi jangka panjang.

"Ini bukan sekadar program bantuan, tapi gerakan sosial yang membangun kesadaran kolektif," tegasnya.

Sunarto juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat dalam menurunkan prevalensi stunting di Kalimantan Tengah. Ia berharap program GENTING dapat direplikasi di lebih banyak kabupaten/kota sebagai bagian dari strategi konvergensi nasional.

"Dengan komitmen bersama, kita bisa menciptakan generasi yang lebih sehat, cerdas, dan produktif," katanya.

Kegiatan penilaian kinerja ini menjadi momentum strategis untuk menampilkan praktik baik dari daerah, sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor. BKKBN Kalteng optimistis bahwa inovasi seperti GENTING akan menjadi katalisator penting dalam mencapai target penurunan stunting nasional sebesar 14 persen pada tahun 2024 dan mempertahankannya secara berkelanjutan di tahun-tahun berikutnya. (TESTI PRISCILLA/j)