BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Merawat tradisi, merajur kebersamaan. Itulah suasana yang terasa dalam peringatan 10 Muharram bagi masyarakat Muslim Banjar di Kalimantan salah satunya di Kuala Kapuas dalam membuat dan berbagi Bubur Asyura pada Minggu, 6 Juli 2025.
Sejumlah relawan dan ibu-ibu saat itu terlihat sedang memasak Bubur Asyura di halaman Masjid Al Ikhlas, Komplek Pasar Sari Mulya, Kuala Kapuas. Hangatnya kebersamaan begitu terasa. Tradisi memasak dan berbagi Bubur Asyura ini juga dilakukan di beberapa tempat lain di Kuala Kapuas.
"Tradisi 10 Muharram ini tidak terlepas kaitannya dengan bubur Asyura dan juga dilakukan masyarakat Kuala Kapuas tahun ke tahun. Memasak bubur dalam jumlah banyak untuk kemudian di bagi-bagikan." Ungkap Haerani, warga Kuala Kapuas yang ikut berpartisipasi membagikan Bubur Asyura.
Bubur Asyura bukan sekedar bubur biasa. Selain pengolahannya yang dalam jumlah banyak, bubur tersebut juga terdiri dari perpaduan sayur dan rempah-rempah yang terdiri dari 41 macam.
Menurut para tokoh masyarakat, angka 41 bagi masyarakat Banjar dianggap sakral. Hal itu bisa dilihat dari setiap kegiatan masyarakat Banjar.
"Jika ada pernikahan atau selamatan, orang Banjar akan menyiapkan wadai atau kue 41 macam," Jelas Haerani.
Usai bubur selesai dimasak, beberapa relawan kemudian memanggil warga sekitar untuk segera membagikan bubur. Tak lama, setelahnya warga berdatangan dengan membawa nampan masing-masing. (SABRIANOOR/j)









