BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Di Kuala Kapuas, pembayaran cashless atau nontunai semakin populer dan mudah dilakukan.
Penggunaan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) semakin meluas dan memungkinkan transaksi dengan memindai kode QR di berbagai merchant.
Selain itu, beberapa e-wallet seperti Gopay, Shopee Pay dan Dana juga populer di kalangan penduduk lokal untuk pembayaran nontunai. Dari pantauan Borneonews, mayoritas setiap toko dan warung di Kuala Kapuas telah terpampang Kode QR.
"Di warung saya malahan banyak yang beli pakai QRIS dibanding uang kes," ungkap Garti, pedagang ayam geprek di Jalan Teratai, Kuala Kapuas pada Minggu, 6 Juli 2025.
Terkait transisi uang digital ini, salah satu warga mengaku pernah dalam waktu lama tidak memegang uang tunai. Zulkifli salah satunya.
Warga Kapuas yang berprofesi sebagai admin di salah satu perusahaan leasing ini mengungkapkan bahwa dirinya pernah bertransaksi kurang lebih satu bulan tanpa uang tunai sama sekali.
"Waktu itu kaki saya luka setelah kecelakaan sehingga tidak bisa masuk kerja. Sebagian besar waktu dihabiskan dirumah," ungkapnya.
Keterbatasan Zulkifli karena sakit membuatnya lebih banyak memesan makanan dan belanja kebutuhan lainnya melalui sistem transfer uang maupun e-wallet.
Meski, Gofood dan Shoppefood kurang tersedia di Kuala Kapuas, namun dirinya dimudahkan dengan banyaknya penjual makanan online di marketplace Facebook yang menyediakan opsi transfer dan pengantaran.
"Apa-apa waktu itu beli makanan via online, mau bagaimana lagi pergi ke ATM kaki masih sakit. Untungnya banyak yang jualan online," pungkasnya. (SABRIANOOR/R)








