BORNEONEWS, Sampit – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) melalui Dinas SDABMBKPRKP mengusulkan perencanaan revitalisasi Taman Kota Sampit dalam rancangan perubahan APBD 2025 sebagai upaya menghidupkan kembali salah satu ruang publik ikonik di ibu kota kabupaten tersebut.
Kepala Dinas SDABMBKPRKP Kotim, Mentana Dhinar Tistama mengungkapkan bahwa kondisi taman kota saat ini tidak layak untuk dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.
“Sekarang jogging track tidak digunakan sebagaimana mestinya, justru warga lebih memilih jogging di jalan. Selain itu, banyak sampah berserakan dan akses ke taman juga kurang nyaman,” ujar Mentana, Senin, 7 Juli 2025.
Mentana menambahkan, dalam konsep revitalisasi, pihaknya akan menyusun desain taman yang lebih terbuka tanpa pagar, seperti taman-taman kota modern di daerah lain.
Selain itu, penambahan sarana seperti arena bermain anak dan fasilitas olahraga ringan juga akan dimasukkan dalam rencana. “Kami ingin membuat taman kota yang representatif. Ada juga spot bermain dan olahraga,” katanya.
Menyambut usulan tersebut, Ketua Komisi IV DPRD Kotim, Mariani, menyatakan dukungannya namun menegaskan pentingnya pengelolaan berkelanjutan, terutama dalam hal kebersihan dan keamanan.
“Kami tidak ingin taman hanya ramai saat baru dibangun, lalu dibiarkan kotor dan rusak. Dalam perencanaannya, tolong dimasukkan perangkat pendukung seperti kebersihan dan keamanan agar taman tetap eksis,” ucap Mariani.
revitalisasi taman kota bisa menjadi salah satu ikon baru Kota Sampit, sehingga layak mendapatkan perhatian lebih, tidak hanya dari sisi desain tapi juga dari sisi pemeliharaan jangka panjang.
"Sehingga kita tidak sia-sia membangun. Kita melihat di daerah lain Taman tetap eksis itu yang kita harapkan. Taman kota juga harus ada yang menjaga jangan selesai membangun ditinggal. Kami selalu mendukung apalagi untuk kebaikan, untuk kemajuan dan menjadi ikon kota. Karena sekarang kita lihat taman kota itu redup hanya hari Minggu saja yang ramai," pungkas Mariani. (DEWI PATMALASARI/r)









