KUALA KURUN –

BORNEONEWS, Kuala Kurun - Wakil Bupati Gunung Mas Efrensia L.P Umbing berharap kegiatan workshop manajemen pendidikan sekolah inklusi bisa memberikan kemajuan yang baik bagi kepala sekolah tingkat TK, SD dan SMP di wilayah setempat.

"Kami berharap melalui kegiatan workshop ini para peserta bisa memperkuat pemahaman dasar, mendalami kembali filosofi dan prinsip dasar pendidikan inklusif, sehingga kita tidak hanya melaksanakan tetapi juga menghayati maknanya," kata Efrensia, Senin, 7 Juli 2025.

Kemudian juga bisa meningkatkan kompetensi manajerial, peserta bisa mempelajari strategi efektif dalam mengelola sumber daya sekolah, mulai dari pengembangan kurikulum adaptif, pengelolaan tenaga pendidik dan kependidikan, hingga penyediaan fasilitas yang aksesibel dan ramah bagi semua siswa.

Melalui workshop ini, para kepala sekolah diharapkan juga bisa mengembangkan lingkungan yang inklusif melalui berbagi praktik baik dalam menciptakan budaya sekolah yang inklusif, di mana setiap siswa merasa dihargai, diterima, dan memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi dan berkembang.

Hal itu termasuk bagaimana membangun kerja sama yang erat dengan orang tua dan masyarakat.

Selain itu, melalui forum ini bisa menjadi sarana untuk bertukar pengalaman, berdiskusi tentang tantangan yang dihadapi, dan menemukan solusi bersama untuk kemajuan sekolah inklusi di Kabupaten Gunung Mas.

"Saya menaruh harapan besar pada Bapak dan Ibu sekalian, sebagai ujung tombak yang akan memastikan bahwa setiap anak di Kabupaten Gunung Mas, tanpa memandang latar belakang atau kondisi fisiknya, memiliki akses terhadap pendidikan yang layak dan berkualitas," ucap Efrensia.

Dalam kesempatan tersebut, Efrensia mengajak peserta menjadikan Kabupaten Gunung Mas sebagai daerah yang terdepan dalam mewujudkan pendidikan yang benar-benar tanpa batas, pendidikan untuk semua. (RISKA YULYANA/H)