TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang – SMA Negeri 1 Tamiang Layang Kabupaten Barito Timur, memulai kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2025/2026 pada Senin, 7 Juli 2025. 

Upacara pembukaan berlangsung khidmat di lapangan sekolah, disaksikan oleh para siswa baru kelas X beserta orangtua atau wali murid yang turut hadir untuk mendampingi langkah awal anak-anak mereka dalam dunia pendidikan menengah atas.

Kepala SMA Negeri 1 Tamiang Layang, Mohamad Kastianur, dalam sambutannya menegaskan komitmen sekolah dalam mencetak generasi muda yang tak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga aktif dan berprestasi. 

SMA Negeri 1 Tamiang Layang memiliki posisi strategis sebagai sekolah menengah pertama yang berdiri di Kabupaten Barito Timur dan telah membuktikan kontribusinya dalam mencetak siswa-siswi berkualitas.

“SMA Negeri 1 Tamiang Layang merupakan SMA pertama di Barito Timur. Kami bangga karena para siswa tak hanya menunjukkan semangat belajar, tetapi juga telah menorehkan prestasi di berbagai tingkat,” ujar Kastianur.

Salah satu kebanggaan terbaru sekolah ini adalah keberhasilan seorang siswanya terpilih sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional 2025.

Siswa tersebut akan mengibarkan Sang Merah Putih dalam upacara kenegaraan peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Istana Negara, sebuah pencapaian yang menginspirasi seluruh warga sekolah.

Dalam kesempatan yang sama, Kastianur menyampaikan apresiasinya atas kehadiran orangtua atau wali murid dalam pembukaan MPLS.

Ia menilai kehadiran mereka bukan hanya simbolis, melainkan bentuk nyata dukungan moral dan psikologis bagi para siswa baru. 

“Kolaborasi antara sekolah dan orangtua sangat menentukan keberhasilan pendidikan anak. Hari ini menjadi titik awal yang baik untuk membangun sinergi itu,” ungkapnya.

Sementara itu, perwakilan orangtua murid, Davit Anggen, menyampaikan rasa syukur atas sambutan hangat dari pihak sekolah serta pelaksanaan MPLS yang tertib dan terarah. Ia juga menegaskan pentingnya peran orangtua dalam mengawasi anak-anak di luar jam pelajaran. 

“Kami para orangtua menyerahkan anak-anak kami sepenuhnya kepada pihak sekolah selama proses pembelajaran. Namun di luar jam sekolah, tanggung jawab tetap menjadi milik kami dalam hal pengawasan dan bimbingan,” ujarnya.

Kegiatan MPLS di SMAN 1 Tamiang Layang akan berlangsung selama beberapa hari ke depan. Sekitar 270 siswa baru akan dikenalkan pada tata tertib sekolah, budaya belajar, serta nilai-nilai karakter unggulan yang menjadi jati diri sekolah ini sebagai salah satu institusi pendidikan menengah terdepan di Barito Timur. (AGUSTINUS BOLE MALO/R)