BORNEONEWS, Sampit – Wakil Bupati Kotawaringin Timur, Irawati mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap Demam Berdarah Dengue (DBD), terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu, dengan pergantian antara panas dan hujan.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk waspada karena saat ini panas dan hujan yang silih berganti sangat mudah menimbulkan jentik-jentik nyamuk Aedes aegypti penyebab demam berdarah,” kata Irawati, Selasa, 8 Juli 2025.
Ia menekankan pentingnya gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan cara 3M Plus yaitu Menguras, Menutup, dan Mengubur barang-barang yang berpotensi menampung air, serta menggunakan pelindung tambahan seperti obat nyamuk dan kelambu.
Irawati mengajak seluruh warga untuk aktif bergotong royong membersihkan lingkungan, terutama di halaman rumah, selokan, tempat penampungan air, dan wadah bekas yang bisa menjadi sarang nyamuk.
“Kesadaran masyarakat adalah kunci. Kami berharap semua ikut menjaga lingkungan agar tetap bersih demi mencegah penularan DBD,” ucapnya.
Penanganan terbaik adalah pencegahan dari rumah. Karena DBD bisa menyerang siapa saja tanpa pandang usia. (DEWI PATMALASARI/R)









