KUALA PEMBUANG –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Wakil Bupati Seruyan, Supian secara daring mengikuti Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi Mingguan dilaksanakan oleh Kementrian Dalam Negeri, Senin, 7 juli 2025.

Rakor ini diikuti pula oleh TPID Kabupaten Seruyan, IPH Kabupaten Seruyan pada minggu pertana Juli 2025 sebesar  0,6 dengan Komoditas Andil Cabai Rawit  1,1431, Cabai Merah 0,3305, Bawang Merah 0,1218. Fluktuasi Harga Tertinggi Minggu Berjalan  Cabai Rawit  0,1672
 
Untuk mendorong peran aktif pemerintah daerah, Kemendagri menyampaikan sembilan langkah konkret pengendalian inflasi dan peningkatan pertumbuhan ekonomi, antara lain percepatan realisasi APBD, peningkatan investasi (PMA dan PMDN), penguatan sektor pertanian dan industri lokal, serta pemantauan ketersediaan dan harga bahan pokok.
 
Per 7 Juli 2025, tercatat peningkatan signifikan dari pemerintah daerah dalam implementasi langkah konkret.

Sebanyak 21 daerah telah melaksanakan seluruh enam upaya konkret pengendalian inflasi, naik dari 9 daerah pada akhir Juni 2025. Meski demikian, masih terdapat 171 daerah yang belum menjalankan langkah-langkah tersebut secara optimal.
  
“Kita akan terus menguatkan sinergi pusat dan daerah, agar stabilitas ekonomi terjaga dan daya beli masyarakat tetap terlindungi,” tegas Mendagri.
 
Kemendagri mengajak seluruh kepala daerah untuk terus memperkuat kinerja dalam mengendalikan inflasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan, melalui kebijakan yang tepat, cepat, dan responsif terhadap dinamika harga serta tantangan ekonomi global. (FAHRUL/R)