SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) menerima kunjungan kerja dari DPRD Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), dalam rangka studi komparatif terkait pengelolaan pembangunan daerah.

Wakil Ketua II DPRD Kotim Rudianur mengatakan kunjungan tersebut merupakan momentum untuk berbagi informasi dan pengalaman antarlembaga legislatif.

DPRD Sumbawa ingin mengetahui lebih dalam mengenai strategi penggalian Pendapatan Asli Daerah (PAD), pengelolaan sampah, serta pengaturan galian C mineral bukan logam yang diterapkan di Kotim.

“Alhamdulillah kita bersyukur, DPRD Kotim mendapat kunjungan dari DPRD Sumbawa. Mereka ingin belajar soal cara meningkatkan PAD, mengelola sampah yang baik, hingga pengelolaan galian C. Semua sudah kita sampaikan,” kata Rudianur, Selasa, 8 Juli 2025.

Menurut Rudianur, keberhasilan pengelolaan pembangunan di Kotim tak lepas dari sinergi antara DPRD dan Pemerintah Daerah. Ia menekankan pentingnya lembaga legislatif tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan membangun kolaborasi berdasarkan tiga fungsi utama DPRD, yaitu legislasi, anggaran, dan pengawasan.

--page

“Kuncinya adalah kerjasama yang baik dengan pemerintah daerah. DPRD harus berjalan sesuai fungsi dan tugasnya,” ujarnya.

Kunjungan tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Sumbawa, Muhammad Berlian Rayes, dan didampingi sejumlah anggota DPRD dari Partai Golkar, Partai Gelora, dan PAN. Mereka menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari DPRD Kotim serta materi diskusi yang dinilai sangat bermanfaat untuk diimplementasikan di daerah mereka.

“Wilayah mereka memang lebih dominan sektor pertanian, jadi pendekatan dan kebijakannya tidak jauh berbeda dengan kita,” tambah Rudianur.

Kunjungan kerja tersebut merupakan bagian dari upaya penguatan kapasitas dan wawasan legislatif antar daerah, agar dapat mengadopsi praktik terbaik dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat. (DEWI PATMALASARI/Y)