PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya — Anggota Komisi III DPRD Palangka Raya, Jati Asmoro, menyampaikan bahwa penanggulangan kemiskinan harus menjadi prioritas utama dalam pembangunan daerah.

Ia juga meminta untuk memperkuat sinergi antarperangkat daerah dan stakeholder, dalam rangka menyusun strategi penanggulangan kemiskinan yang komprehensif dan berkelanjutan. 

Dia berharap, pemerintah kota dapat merumuskan langkah-langkah konkret guna menurunkan angka kemiskinan dan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Penanggulangan kemiskinan merupakan prioritas utama dalam pembangunan daerah. Diperlukan kolaborasi lintas sektor agar program yang dijalankan lebih tepat sasaran dan berdampak langsung kepada masyarakat,” tegas Jati, Selasa, 8 Juli 2025.

Ia menambahkan bahwa selain program bantuan sosial, pemerintah daerah juga harus memperkuat program pemberdayaan ekonomi, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, serta penciptaan lapangan kerja yang inklusif.

--page

Komitmen bersama antar-OPD dan pihak terkait menjadi kunci penting dalam mengimplementasikan kebijakan yang mampu menyentuh langsung kehidupan warga miskin dan rentan miskin. 

Jati juga menekankan pentingnya pengawasan dan evaluasi secara berkala agar seluruh program penanggulangan kemiskinan berjalan efektif dan efisien.

“Kami di DPRD akan terus mengawal kebijakan ini, agar setiap anggaran dan program yang digulirkan benar-benar berdampak terhadap penurunan angka kemiskinan di Kota Palangka Raya,” pungkasnya. (MARINI/Y)