MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh - Penjabat (Pj) Bupati Barito Utara, Indra Gunawan melalui Asisten Pemerintahan dan Kesra Eveready Noor, secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) mengenai Implementasi Perizinan Berusaha Berbasis Risiko dan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) yang dilaksanakan di Aula Bappedarida, Selasa, 8 Juli 2025.

Pj Bupati Barito Utara dalam sambutan tertulisnya yang disampaikan Eveready Noor, menyampaikan apresiasi kepada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Barito Utara yang telah menyelenggarakan kegiatan penting ini.

Ia menekankan bahwa Bimtek ini merupakan upaya strategis untuk meningkatkan pemahaman para pelaku usaha terhadap tata cara penyampaian LKPM secara daring serta penerapan sistem OSS (Online Single Submission) dalam proses perizinan.

"Perizinan berbasis risiko merupakan bentuk reformasi regulasi yang bertujuan menyederhanakan prosedur dan menciptakan iklim usaha yang kondusif, efisien, dan transparan," ujar Indra Gunawan. Ia menambahkan bahwa pelaporan LKPM tidak hanya kewajiban administratif, tetapi juga instrumen penting pemerintah untuk memantau investasi, mengidentifikasi kendala, dan merumuskan kebijakan yang tepat.

Pj Bupati juga mengungkapkan keberhasilan Barito Utara dalam merealisasikan investasi pada tahun 2024 sebesar Rp 1,56 triliun, atau 223,9 persen dari target yang ditetapkan oleh DPMPTSP Provinsi Kalimantan Tengah sebesar Rp 697,7 miliar. Sementara untuk tahun 2025, target investasi ditingkatkan menjadi Rp 1,99 triliun, dan hingga triwulan I telah tercapai Rp 825,6 miliar.

pihak untuk terus membangun sinergi dalam menciptakan iklim usaha yang sehat dan kompetitif demi kemajuan ekonomi daerah. Dengan mengucapkan “Bismillahirrahmanirrahim”, kegiatan Bimtek secara resmi dinyatakan dibuka.

Kegiatan ini dihadiri oleh para pelaku usaha, perwakilan instansi vertikal, kepala perangkat daerah, mewakili unsur Forkopimda, serta stakeholder lainnya. Acara ini diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan pelaku usaha terhadap regulasi dan memperkuat kemitraan antara pemerintah dan dunia usaha di Barito Utara. (RAMADHANI/H)