BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Palangka Raya melakukan pemeriksaan kualitas dan kuantitas beras cadangan beras pemerintah (CBP) atau BAPANG tahun 2025 yang disimpan di gudang Bulog Palangka Raya. Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan dan kualitas beras untuk masyarakat.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palangka Raya, Sugiyanto, menyatakan bahwa hasil pemeriksaan menunjukkan beras BAPANG 2025 yang tersimpan di gudang Bulog Palangka Raya dalam kondisi baik dan layak konsumsi. Kualitas beras memenuhi standar yang telah ditetapkan.
Pemeriksaan meliputi berbagai aspek, termasuk kualitas fisik beras seperti warna, aroma, tekstur, dan kadar air. Selain itu, pemeriksaan juga mencakup aspek kuantitas untuk memastikan jumlah beras yang tersedia sesuai dengan data yang tercatat.
"Hasil pemeriksaan ini memberikan kepastian kepada masyarakat bahwa stok beras di Palangka Raya cukup dan aman dikonsumsi, pemerintah Kota Palangka Raya terus berkomitmen untuk menjaga ketersediaan pangan bagi warganya," ungkapnya, Kamis, 10 Juli 2025.
Keberadaan beras BAPANG 2025 di gudang Bulog Palangka Raya menjadi jaminan ketahanan pangan di kota tersebut. Stok beras ini dapat digunakan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan, seperti bencana alam atau fluktuasi harga beras di pasaran.
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palangka Raya akan terus melakukan pemantauan dan pemeriksaan berkala terhadap stok beras BAPANG untuk memastikan kualitas dan kuantitasnya tetap terjaga.
"Hal ini untuk menjamin ketersediaan pangan bagi masyarakat Palangka Raya," pungkasnya. (PATHUR/j)









