BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) saat ini sedang melakukan penataan ulang tempat para pelaku usaha melakukan penjualan di area Bundaran Pangkalan Lima dan Bundaran Tudung Saji.
Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Kobar Nurhidayah melalui rapat pembahasan dan penataan UMKM di sekitar Bundaran Pangkalan Lima dan Bundaran Tudung Saji di Kelurahan Baru, Kamis, 10 Juli 2025.
"Kita pemerintah daerah tidak bermaksud untuk menghilangkan para PKL/UMKM di area tersebut, tetapi kita ingin merapikan agar tidak keliatan kumuh, kita mengoptimalkan lagi fungsi ruang terbuka hijau di Bundaran Tudung Saji maupun di Bundaran Kecubung (Pangkalan Lima)," ujarnya.
Dalam rapat tersebut, hadir pula para perwakilan pelapak UMKM. Mereka merespon positif dan siap bekerja sama dengan mengikuti regulasi peraturan pemerintah daerah yang ditetapkan.
"Alhamdulillah dari para pedagang PKL/UMKM yang berada di sekitar bundaran tersebut tidak masalah, mereka setuju mengikuti aturan pemerintah seperti apa baiknya. Tapi mereka meminta untuk diberikan ruang dan permintaan mereka pun akan kami siapkan juga," tuturnya.
--page
Ia menambahkan, secara bertahap, pemerintah daerah akan melakukan penataan bagi para pelapak UMKM di pinggir jalan dengan tujuan bersama membangun Kabupaten Kotawaringin Barat tetap rapi dan bersih.
"Setelah kemarin di penataan di Bundaran Pancasila secara pelan-pelan kami menata ruangan terbuka di Bundaran Pangkalan Lima dan Tudung Saji, dan insyaallah saya dan dinas terkait akan melakukan Jumat bersih terutama di Jalan Antasari sekaligus sosialisasi terkait penataan UMKM di area tersebut," tandasnya. (NURITA/Y)









