PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi III DPRD Palangka Raya, Deby Setiawan, menegaskan bahwa pengentasan kemiskinan tidak cukup hanya mengandalkan bantuan sosial. 

Ia menyampaikan, Pemerintah Kota (Pemko) perlu memaksimalkan peran Program Perlindungan Sosial (Perlinsos) sebagai langkah strategis sekaligus mengombinasikannya dengan upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat miskin secara berkelanjutan.

"Penanggulangan kemiskinan memerlukan pendekatan yang holistik. Selain memberikan perlindungan sosial untuk memenuhi kebutuhan dasar, penting juga memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat agar mereka bisa mandiri secara finansial dan sosial," ujar Deby, Kamis 10 Juli 2025.

Menurutnya, program bantuan sosial seperti bantuan pangan, subsidi pendidikan, dan jaminan kesehatan tetap penting sebagai jaring pengaman. Namun, di sisi lain, Pemko juga harus mendorong pelatihan keterampilan, akses modal usaha, dan dukungan terhadap UMKM sebagai jalan keluar dari lingkaran kemiskinan.

Deby juga menekankan pentingnya akurasi data penerima manfaat agar program bantuan dan pemberdayaan dapat tepat sasaran. Kolaborasi lintas sektor, mulai dari dinas teknis, lembaga keuangan mikro, hingga masyarakat sipil, dinilai penting untuk memperkuat dampak dari program-program tersebut.

--page

"DPRD siap mengawal dari sisi kebijakan dan anggaran. Kami mendorong agar setiap program pengentasan kemiskinan memiliki indikator keberhasilan yang jelas dan terukur, baik dari sisi penurunan angka kemiskinan maupun peningkatan kesejahteraan warga," tambahnya.

Deby berharap dengan pendekatan menyeluruh, masyarakat yang saat ini berada dalam kondisi rentan tidak hanya bisa bertahan, tetapi juga bangkit dan berkembang menjadi pelaku ekonomi yang produktif. (MARINI/y)