PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) terus mematangkan berbagai persiapan untuk menjadi tuan rumah Pekan Daerah (Peda) Petani Nelayan ke-XIV tingkat Provinsi Kalimantan Tengah yang akan digelar pada 1-7 Agustus 2025 mendatang.

Rapat ini dihadiri oleh Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Provinsi, Sekretaris Dinas Pertanian Provinsi, serta sejumlah perwakilan dari Dinas Pertanian di 13 kabupaten dan 1 kota se-Kalteng, dengan leading sektornya dari Dinas Pertanian Kobar, Kamis, 10 Juli 2025.

Kepala Dinas Pertanian Kobar, Kris Budi Hastuti, menyampaikan bahwa Kobar pada prinsipnya telah siap menjadi tuan rumah. Namun, dukungan dari seluruh pemangku kepentingan sangat dibutuhkan untuk kesuksesan acara tersebut.

“Momen pertemuan ini mari kita maksimalkan dan kita manfaatkan sebaik-baiknya untuk berdiskusi selagi berada di Pangkalan Bun. Maka kami harapkan saran dan masukan dari seluruh peserta, terkait persiapan-persiapan yang sudah kami laksanakan,” ujar Kris.

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda resmi Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, sehingga peran aktif pemerintah provinsi sangat penting. Sementara Pemkab Kobar hanya sebagai pihak yang memfasilitasi.

--page


Dalam rapat tersebut, dibahas secara lebih mendalam mengenai sejumlah kesiapan teknis. Mulai dari lokasi utama kegiatan yang akan dipusatkan di Area Sport Center Pangkalan Bun atau GOR Pangeran Ratu Alamsyah, hingga pemaparan logo resmi Peda KTNA Kobar.

Para peserta juga diinformasikan agar bisa hadir dua hari sebelum acara dimulai, guna memastikan kelancaran pelaksanaan.

Adapun tema besar kegiatan Peda KTNA XIV adalah:
"Penguatan Peran Petani dan Nelayan dalam Mewujudkan Swasembada Pangan Menuju Kalteng Maju, Kalteng Berkah, Kalteng Bermartabat."

Sementara subtema yang diangkat adalah:
"Meningkatkan Sumber Daya Manusia Petani dan Nelayan, melalui Penguatan Kelembagaan, Transformasi, Mekanisasi dan Regenerasi Petani secara Berkelanjutan."

Kegiatan yang akan digelar tidak jauh berbeda dari Peda KTNA sebelumnya maupun hasil adopsi dari Peda KTNA Nasional. Di antaranya yaitu, Rembug Utama, Rembug Madya, Temu Karya, Karya Wirausaha Petani Nelayan (Petani Millenial), Temu Gelar Teknologi, Temu Usaha Agribisnis, Temu Sukses Petani (Petani Millenial), Tamu Sukses Penyuluh, Temu Profesi dan Forum Komunikasi P4S dan IKAMAJA.

Peda KTNA ke-XIV ini diharapkan menjadi momentum penting bagi peningkatan kapasitas dan peran strategis petani dan nelayan di Kalimantan Tengah. (DANANG/y)