PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palngka Raya – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo menyebut potensi Dana Bagi Hasil (DBH) yang dapat diterima Kalteng dari sektor SDA bisa menembus lebih dari Rp1 triliun.

Pernyataan itu disampaikannya usai mengikuti Rapat Koordinasi Gubernur Daerah Penghasil SDA di Balikpapan, Kalimantan Timur.

“Untuk Kalimantan Tengah masih ada kekurangan bayar DBH 2023 yang nilainya mencapai kurang lebih dari Rp625 miliar, ditambah lagi dengan dana hasil rekonsiliasi tahun 2024 yang belum masuk kas sebesar lebih dari Rp300 miliar,” kata Edy Pratowo di Balikpapan.

Menurut Edy, jika seluruh potensi DBH itu direalisasikan, maka fiskal Kalteng akan semakin kuat dalam membiayai pembangunan.

Ia juga menegaskan pentingnya pembagian hasil yang adil untuk mempercepat penyelesaian persoalan pembangunan daerah.

Rakor dihadiri oleh 12 kepala daerah provinsi penghasil SDA, termasuk Kalimantan Tengah. Kegiatan ditutup dengan penandatanganan berita acara hasil Rakor dan sesi foto bersama. (HERMAWAN DP/R)