BORNEONEWS, Nanga Bulik - Wakil Bupati Lamandau Abdul Hamid mengajak perusahaan atau dunia usaha untuk turut serta membantu pemerintah daerah setempat ikut memperbaiki kerusakan fasilitas publik, khususnya infrastruktur jembatan dan jalan di sekitar perusahaan.
Wabup menyebut, Pemkab Lamandau tidak akan mampu jika harus menangani semua pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah yang ada di Kabupaten berjuluk Bumi Bahaum Bakuba ini. Minimnya anggaran tidak sebanding dengan luasan wilayah.
“Pembangunan di daerah ini harus dilakukan secara keroyokan, semua pihak diharapkan terlibat,” ujar Hamid.
Pendekatan dengan dunia usaha, terang Wabub, sudah beberapa kali dilakukan, salah satunya melalui Investor Gathering, merupakan forum rutin yang digelar Pemkab Lamandau dengan sejumlah perusahan besar swasta (PBS) yang beroperasi di Kabupaten Lamandau.
Pihaknya, lanjut Hamid, melalui Dinas PUPR juga telah beberapa kali mengundang pihak perusahaan. Pada salah satu pertemuan, mereka sepakat membentuk forum gabungan PBS atau konsorsium untuk memabantu pemerintah daerah membangun infrastruktur jalan dan jembatan.
Selain pembangunan fisik, imbuh Wabub, pihaknya juga berharap agar dunia usaha terus melakukan pembinaan kepada masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar perusahaan beroperasi. (din)








