BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palangka Raya memastikan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi peserta didik baru di sejumlah sekolah yang berjalan aman dan lancar.
Sekretaris Disdik Kota Palangka Raya, Aprae Vico Ranan mengatakan kegiatan MPLS memiliki peran penting dalam membantu peserta didik baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah mereka.
"MPLS ini bermanfaat bagi peserta didik baru untuk mengenal lingkungan sekolah, baik itu sarana prasarana maupun budaya sekolah, serta juga menjadi kesempatan bagi mereka berkenalan dengan para guru," kata Vico.
Disdik Kota Palangka Raya juga telah mengimbau seluruh sekolah agar melaksanakan MPLS sesuai ketentuan, tanpa adanya praktik perpeloncoan atau tindakan yang dapat merugikan peserta didik.
"Tujuan utama MPLS adalah membangun suasana yang positif, menanamkan nilai kedisiplinan, serta membina rasa kebersamaan di lingkungan sekolah," tambahnya.
Disdik akan terus memantau dan mendampingi jalannya MPLS hingga selesai, guna memastikan seluruh kegiatan tetap berlangsung dengan kondusif.
"Kami berharap, melalui MPLS ini para siswa dapat lebih cepat beradaptasi dan siap mengikuti proses pembelajaran dengan semangat baru," kata Vico.
Sebelumnya Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengingatkan dinas pendidikan untuk mengawasi dengan ketat pelaksanaan MPLS Ramah tahun ajaran 2025/2026 guna mencegah terjadinya perpeloncoan.
Ia menjelaskan pelaksanaan kegiatan MPLS merupakan tanggung jawab penuh para kepala sekolah dengan koordinasi dan pengawasan langsung dari dinas pendidikan.
Pihaknya juga mewajibkan seluruh rangkaian kegiatan MPLS Ramah untuk didampingi oleh guru maupun tenaga kependidikan, dan bukan siswa-siswi yang tergabung dalam organisasi intrasekolah, seperti OSIS maupun Majelis Perwakilan Kelas (MPK).
Di samping itu, pihak sekolah juga diwajibkan menyosialisasikan rencana kegiatan selama MPLS Ramah kepada para orang tua murid, berupa informasi lengkap mengenai tujuan kegiatan, jadwal kegiatan, materi kegiatan, berbagai narasumber yang terlibat, hingga mekanisme pelaporan bila ditemukan adanya pelanggaran.
Apabila nantinya tetap ditemukan pelanggaran dalam pelaksanaan MPLS, termasuk perpeloncoan, Mu'ti menegaskan pihaknya siap memberikan surat peringatan kepada kepala sekolah terkait.
ANTARA









