PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya — Anggota Komisi III DPRD Palangka Raya, Hasan Busyairi, mengungkapkan bahwa sebanyak 70 anak dari keluarga kurang mampu akan menjadi angkatan pertama Sekolah Rakyat di Palangka Raya. Program pendidikan nasional ini ditargetkan mulai berjalan pada Agustus 2025 mendatang.

Sekolah Rakyat tersebut akan menggunakan sistem asrama (boarding school), di mana seluruh kebutuhan siswa mulai dari biaya pendidikan, tempat tinggal, hingga konsumsi sehari-hari akan sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah.

“Program ini adalah bentuk nyata komitmen negara dalam memberikan kesempatan pendidikan yang setara bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu,” ujar Hasan, Selasa 12 Juli 2025.

Ia menambahkan, keberadaan Sekolah Rakyat diharapkan menjadi solusi jangka panjang untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan yang berkualitas dan terjangkau.

Hasan juga mengajak masyarakat untuk mendukung program ini dan memastikan agar pelaksanaannya berjalan optimal sesuai tujuan, yakni mencetak generasi muda yang cerdas, mandiri, dan berdaya saing tinggi.

“Dengan sistem boarding school, anak-anak ini tidak hanya belajar akademik, tapi juga dibekali kedisiplinan dan nilai-nilai karakter,” tegasnya.

Pemerintah Kota Palangka Raya bersama DPRD akan terus mengawal pelaksanaan program tersebut agar benar-benar menyentuh sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. (MARINI/j)