KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Beda kondisi wilayah, beda pula usahanya. Seperti yang ada di wilayah Kabupaten Kapuas. Tak sedikit warga pinggiran DAS Kapuas yang menjual jukung.

Banyak digunakan warga, untuk transportasi berdagang, bekerja dan mencari ikan, prospek ini dimanfaatkan betul oleh Wahyu, warga yang tinggal di bantaran DAS Kapuas. Selama beberapa tahun terakhir, ia dan rekan-rekannya rutin membuat jukung untuk dipasarkan. 

"Biasanya saya menjualkan saja, kerabat yang bertukang membuatnya. Pasarnya adalah mereka yang biasa bepergian lewat sungai," ungkapnya kepada Borneonews, Minggu, 13 Juli 2025.

Untuk harga satu jukung tanpa mesin ini sendiri dijual Wahyu dengan harga yang bervariasi, menyesuaikan dengan bahan dan ukuran.

"Harga yang standar ada di 3 juta- 5 juta. Untuk bahan dari kayu ulin, lebih mahal lagi," jelasnya.

--page

Wahyu menambahkan, pihaknya juga menerima kustomisasi jukung sesuai permintaan konsumen, tergantung penggunaanya misalnya untuk membawa penumpang. (SABRIANOOR/Y)