BORNEONEWS, Tamiang Layang – Pemerintah Kabupaten Barito Timur secara resmi menetapkan tema dan logo Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Tahun 2025 sebagai simbol penguat semangat pembangunan dan identitas daerah.
Penetapan ini dituangkan dalam Surat Keputusan Bupati Barito Timur Nomor 180/206/HUK/2025 tertanggal 8 Juli 2025, serta disampaikan melalui surat edaran resmi bernomor 400.14/48/VI/PROKOPIM/2025 kepada seluruh perangkat daerah, camat, lurah, kepala desa dan instansi vertikal, yang diterima Borneonews, Minggu, 13 Juli 2025.
Bupati Barito Timur, M Yamin, menekankan bahwa peringatan hari jadi kabupaten yang jatuh pada 3 Agustus 2025, bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum reflektif dan proyeksi masa depan. Tema besar yang diusung adalah “Bersama Semangat Lewu Hante, Mewujudkan Barito Timur yang Sejahtera, Elegan, Gigih, Amanah dan Harmonis (SEGAH)”.
Tema ini menggambarkan cita-cita kolektif untuk menjadikan Bartim sebagai daerah yang berdaya saing tinggi dengan karakter budaya yang kuat.
Logo HUT ke-23 dirancang dengan nuansa kearifan lokal dan simbolisme mendalam. Angka “23” sebagai penanda usia kabupaten dibingkai oleh berbagai unsur budaya, alam dan ekonomi khas Barito Timur.
Terdapat Burung Tingang sebagai lambang kehormatan masyarakat Dayak, Gunung Perak yang melambangkan kemakmuran, serta Rumah Betang sebagai wujud semangat kebersamaan dan kepatuhan terhadap hukum adat.
Elemen visual lain yang memperkuat makna logo mencakup penari Dayak dan ornamen etnik sebagai lambang kekayaan seni budaya, serta representasi sektor ekonomi daerah seperti pabrik CPO, pohon sawit, kebun karet, stockpile batubara dan hamparan persawahan. Tak ketinggalan, danau dan aliran air menggambarkan potensi sumber daya perairan yang melimpah dan strategis.
Warna-warna yang digunakan dalam logo pun sarat makna, hijau mencerminkan kesuburan dan harapan, merah melambangkan keberanian dan semangat juang, hitam menyiratkan kekayaan sumber daya alam, dan biru mewakili kelimpahan hasil perairan. Semua elemen itu menyatu dalam satu visual identitas yang menggugah semangat kemajuan.
Slogan utama “Barito Timur SEGAH Menuju Kalteng Berkah Kalteng Maju” juga ditegaskan oleh Bupati sebagai arah pembangunan yang berkepribadian, inovatif dan responsif terhadap tantangan zaman.
Subtema yang disusun mengajak seluruh masyarakat agar membangun daerah dengan integritas, menjunjung tinggi nilai-nilai budaya, serta mengedepankan tata kelola pemerintahan yang adaptif dan modern.
“Mari kita songsong HUT Barito Timur dengan semangat Lewu Hante, semangat persaudaraan dan gotong royong. Kita wujudkan Bartim SEGAH yang benar-benar terasa manfaatnya bagi seluruh masyarakat,” ajak Bupati Yamin dalam pernyataannya.
Ia berharap partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat menjadi energi kolektif dalam menapaki usia baru Barito Timur dengan lebih optimis dan tangguh. (AGUSTINUS BOLE MALO/H)









