BORNEONEWS, Palangka Raya - Pj Sekda Palangka Raya, Arbert Tombak mengatakan Festival Lewu Palangka, yang merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Pesona Tambun Bungai dalam rangka memperingati HUT Kota Palangka Raya ke - 68, diharapkan dapat menjadi agenda tahunan.
Festival ini merupakan bentuk Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Indonesia (BI) Kalteng.
Arbert Tombak menjelaskan bahwa Festival Lewu Palangka bertujuan untuk menggali inspirasi, khususnya bagi dewan kesenian, dan membangkitkan kembali budaya yang ada di Kalimantan Tengah.
Festival ini telah digelar sejak tahun 2022 dan diharapkan dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang.
"Kami berharap media dapat membantu menyebarluaskan informasi tentang Festival Lewu Palangka kepada masyarakat luas," ujar Arbert Tombak, Senin, 14 Juli 2025.
Publikasi yang luas diharapkan dapat menarik minat masyarakat untuk menghadiri dan menikmati rangkaian acara yang telah disiapkan.
Festival Lewu Palangka juga diharapkan dapat meningkatkan aktivitas seni di Palangka Raya dengan memberikan wadah bagi para seniman lokal untuk menampilkan karya-karya mereka. Hal ini sejalan dengan upaya untuk melestarikan dan mengembangkan seni dan budaya daerah.
Selain itu, Festival Lewu Palangka juga diharapkan dapat menarik wisatawan untuk berkunjung ke Palangka Raya. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan sektor pariwisata Palangka Raya dapat semakin berkembang dan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.
Rangkaian kegiatan Pesona Tambun Bungai dan Festival Lewu Palangka diharapkan dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
"Pemerintah Kota Palangka Raya berkomitmen untuk terus mendukung dan mengembangkan kegiatan-kegiatan yang dapat mempromosikan potensi wisata dan budaya daerah," pungkasnya. (PATHUR/H)









