BORNEONEWS, Palangka Raya - Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut Palangka Raya memprakirakan kondisi cuaca di Kalimantan Tengah umumnya cerah berawan hingga hujan ringan. Namun, potensi hujan sedang hingga lebat perlu diwaspadai, terutama di sebagian besar wilayah provinsi tersebut.
Suhu udara berkisar antara 23°C hingga 33°C, dengan kelembaban udara antara 65% hingga 100%. Angin umumnya bertiup dari Tenggara – Barat Daya dengan kecepatan 5 – 15 km/jam.
Prakiraan cuaca untuk periode 9-11 Juni 2025 dan 12-15 Juni 2025 menunjukkan potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang di hampir seluruh wilayah Kalimantan Tengah, termasuk Kotawaringin Barat, Sukamara, Lamandau, Kotawaringin Timur, Seruyan, Katingan, Gunung Mas, Murung Raya, Barito Utara, Barito Selatan, Barito Timur, Kapuas, Pulang Pisau, dan Palangka Raya. Kondisi ini perlu diantisipasi dengan serius.
Tinggi gelombang di wilayah Perairan Selatan Kalimantan Tengah diperkirakan berkisar antara 0.5 – 1.5 meter (Rendah - Sedang) selama periode prakiraan.
"Meskipun gelombang relatif rendah, tetap perlu diwaspadai potensi perubahan kondisi cuaca yang mendadak," ungkap Prakirawan Cuaca Lian Andriani, Selasa, 15 Juli 2025.
Masyarakat diimbau untuk waspada terhadap potensi hujan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang. Hujan lokal dengan intensitas sedang hingga lebat dan durasi singkat juga berpotensi terjadi, bahkan disertai angin puting beliung.
Selain itu, masyarakat perlu berhati-hati terhadap dampak bencana yang mungkin ditimbulkan akibat cuaca ekstrem, seperti genangan air, banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang. Langkah-langkah antisipasi dan mitigasi bencana perlu dilakukan untuk meminimalisir kerugian.
Pertumbuhan awan konvektif (awan Cumulonimbus) juga perlu diwaspadai karena berpotensi menyebabkan hujan sedang hingga lebat, angin kencang, dan peningkatan tinggi gelombang di wilayah Pesisir dan Perairan Selatan Kalimantan Tengah.
"Masyarakat diimbau untuk selalu memantau informasi cuaca terkini dari BMKG untuk mengantisipasi perubahan kondisi cuaca," pungkasnya. (PATHUR/H)









