SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Pembentukan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kotawaringin Timur (Kotim) tinggal menunggu penunjukan Ketua. 

Ketua BNK Kotim Irawati mengungkapkan  bahwa proses pengangkatan Ketua BNNK Kotim tinggal menunggu Surat Perintah (Sprint) dari Badan Narkotika Nasional (BNN) RI.

"Insyaallah, tinggal menunggu sprint dari BNN RI. Kemarin sudah ada dua nama yang masuk untuk menjadi ketua BNNK Kotim, " ujarnya, Selasa, 15 Juli 2025.

Lebih lanjut Irawati mengungkapkan saat ini dua nama tersebut masih dilakukan asesment di Polda Kalteng. Ia berharap sprint tersebut dapat segera dikeluarkan, sehingga BNNK Kotim dapat terbentuk pada tahun  ini. 

"Mudah-mudahan secepatnya mereka mendapat sprint dan bisa dilantik menjadi kepala BNNK di Kabupaten Kotim. Insyaallah memungkinkan tahun ini, karena berdasarkan informasi terbaru, tinggal penunjukan saja. Proses asesment sudah selesai," tambahnya.

Lebih lanjut, Irawati menjelaskan bahwa  proses seleksi telah melalui tahapan yang ketat.  Proses ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk menempatkan figur yang tepat dan berkompeten dalam memimpin BNNK Kotim. 

Pengangkatan Ketua BNNK Kotim yang baru diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba di Kotim.  Tantangan yang dihadapi BNNK Kotim cukup kompleks, mengingat peredaran narkoba yang masih menjadi masalah serius di berbagai wilayah termasuk Kotim.

Ketua BNNK yang baru diharapkan mampu merumuskan strategi efektif untuk mengatasi masalah tersebut,  melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, aparat penegak hukum, hingga masyarakat sipil.  Pentingnya kerjasama dan sinergi antar lembaga menjadi kunci keberhasilan dalam memberantas peredaran narkoba.  

"Kami berharap Ketua BNNK Kotim yang terpilih nanti dapat membawa perubahan positif dan signifikan dalam upaya mewujudkan Kotim yang bersih dari narkoba," harap Irawati. (DEVIANA/H)