BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Ratusan siswa baru MAN Kapuas telah mendapatkan pemahaman tentang moderasi beragama yang disampaikan Kepala Kemenag Kapuas, Hamidhan di Aula MAN Kapuas pada Senin, 14 Juli 2025.
Edukasi ini sekaligus membuka Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (MATSAMA) MAN Kapuas yang disambut semangat antusias oleh dewan guru, staf, serta siswa-siswi baru MAN Kapuas tahun Pelajaran 2025/2026.
Dalam paparannya, Hamidhan menjelaskan moderasi beragama adalah cara pandang, sikap, dan praktik beragama dalam kehidupan bersama.
"Dalam praktiknya Moderasi Beragama dilakukan dengan cara mengejawantahkan esensi ajaran agama yang melindungi martabat kemanusiaan dan membangun kemaslahatan berlandaskan prinsip adil, berimbang, dan menaati konstitusi sebagai kesepakatan bernegara,"paparnya.
Diharapkannya dengan Moderasi Beragama setiap individu dapat memiliki toleransi terhadap perbedaan pendapat dalam praktik beragama serta dapat menimbulkan rasa saling menghargai antar sesama umat beragama.
"Moderasi beragama ini merupakan hal yang penting untuk kita ketahui terutama dalam berkehidupan sehari-hari," ucapnya.
Sosialisasi yang dilakukan Kemenag dalam hal ini merupakan langkah dan upaya untuk mewujudkan iklim beragama yang dewasa yaitu saling menghargai perbedaan di dalam kehidupan sehari-hari agar menjadi masyarakat yang hidupnya dalam kedamaian serta ketentraman dan dapat membawa keberkahan. (SABRIANOOR/R)








