BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, melakukan penggeledahan insidentil di kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), sebagai bagian dari upaya deteksi dini potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP), Hendra Lumban Toruan, didampingi Kasubbag Tata Usaha Andik Sholikhudin, Kepala Subseksi Keamanan Sabar Tambun, serta regu pengamanan dan staf Lapas. Penggeledahan tersebut juga diawasi langsung oleh Kepala Lapas Pangkalan Bun, Herry Muhamad Ramdan.
Dalam pelaksanaannya, petugas menyisir salah satu kamar hunian secara menyeluruh. Proses ini dilakukan dengan mengedepankan prinsip humanis dan tetap sesuai dengan standar operasional prosedur yang berlaku.
Kalapas Herry Muhamad Ramdan mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif yang rutin dilakukan secara insidentil guna memastikan tidak adanya barang terlarang di dalam Lapas.
“Langkah ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam menjaga situasi Lapas tetap kondusif, aman, dan bebas dari gangguan. Kami juga terus menekankan pentingnya integritas dan profesionalisme dalam setiap tindakan pengamanan,” ujar Herry, saat dikonfirmasi pada Rabu, 16 Juli 2025.
Ia juga menyampaikan bahwa barang-barang yang menjadi fokus pemeriksaan meliputi narkoba, senjata tajam, alat komunikasi ilegal, serta benda-benda lain yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan di lingkungan Lapas.
Menurut Herry, pelaksanaan penggeledahan semacam ini tidak hanya bersifat pencegahan, namun juga sebagai bentuk penguatan sistem keamanan dan pembinaan yang berkelanjutan.
“Kami ingin memastikan bahwa Lapas benar-benar menjadi tempat pembinaan yang aman dan mendukung perubahan positif bagi seluruh warga binaan,” tegasnya.
Lapas Pangkalan Bun berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengawasan serta menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang mendukung proses rehabilitasi dan reintegrasi sosial bagi para WBP.
Hingga kegiatan selesai, tidak ditemukan barang-barang terlarang yang mencurigakan. Hal ini menunjukkan adanya kesadaran yang semakin baik dari warga binaan serta efektivitas pengawasan yang selama ini dilakukan pihak Lapas.
Dengan adanya langkah-langkah preventif seperti ini, diharapkan Lapas Pangkalan Bun dapat terus mempertahankan stabilitas keamanan serta menjalankan fungsi pembinaan secara optimal. (DANANG/H)
Lapas Pangkalan Bun Lakukan Penggeledahan Insidentil, Upaya Deteksi Dini Gangguan
Bagikan:

PANGKALAN BUN –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Bawa Tongkat Komando Berisi Belati ke DPRD Kalsel, Pria 47 Tahun Diamankan Polisi
TNI-Polri Kedepankan Pendekatan Dialogis dalam Mengamankan Dogiyai
Tolak Ajakan Berkelahi, Siswa SMP di Banjarmasin Tetap Dipaksa hingga Tersungkur
Guru SDN di Banjarmasin Jadi Tersangka Pelecehan Siswi 12 Tahun
Mentan: Pengadaan Bulog Perkuat Cadangan Beras Pemerintah
Triple-double Embiid bawa 76ers Kalahkan Bucks 127-116
Komentar (0)
Memuat komentar…







