BORNEONEWS, Kuala Kurun - Pemkab Gunung Mas melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) melaksanakan kegiatan persamaan persepsi penyusunan arsitektur dan peta rencana Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang dilaksanakan di aula lantai I kantor bupati, Selasa, 15 Juli 2025.
"Penyusunan arsitektur SPBE dan peta rencana SPBE merupakan kewajiban setiap instansi pemerintah daerah sebagai kerangka kerja terintegrasi dalam pembangunan sistem pemerintahan berbasis elektronik," kata Sekda Gunung Mas Richard membacakan sambutan tertulis Bupati Jaya S Monong, Rabu, 16 Juli 2025.
Dokumen tersebut bukan sekadar pelengkap dalam penilaian indeks SPBE maupun reformasi birokrasi, melainkan harus digunakan secara aktif sebagai dasar dalam proses perencanaan dan penganggaran program serta kegiatan di masing-masing perangkat daerah.
Penyusunan arsitektur dan peta rencana SPBE juga diarahkan untuk mendukung pencapaian program prioritas daerah yakni Program Tambun Bungai, yang terdiri dari enam pilar pembangunan, Tambun Bungai Maju, Sehat, Cerdas, Mandiri, Bermartabat, dan Melayani.
Setiap pilar tersebut mendorong integrasi teknologi dalam sektor-sektor strategis seperti infrastruktur digital, layanan kesehatan, pendidikan, ekonomi lokal, pelestarian lingkungan, hingga pelayanan publik berbasis digital.
Sementara itu, Kepala Diskominfosantik Gumas Ruby Haris mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu langkah mewujudkan transformasi digital pemerintahan yang efektif, efisien, dan berdampak langsung kepada masyarakat.
“Tahun ini merupakan tahun terakhir indeks SPBE digunakan, dikarenakan pada 2026 dan selanjutnya kita akan menggunakan indeks pemerintahan digital, dan kegiatan ini juga menjadi dasar bagi penyusunan indeks pemeritahan digital, jadi kita sudah mempersiapkan untuk indeks pemerintahan digital yang akan digunakan pada tahun depan," ucapnya. (RISKA YULYANA./R)









