BORNEONEWS, Palangka Raya – Wakil Ketua II DPRD Palangka Raya, Nenie Adriati Lambung, menegaskan bahwa penyelenggaraan Palangka Raya Fair bukan sekadar menjadi ajang perayaan tahunan, tetapi memiliki makna strategis sebagai sarana promosi potensi daerah serta ruang interaksi sosial dan budaya masyarakat.
“Palangka Raya Fair adalah momentum penting yang tidak hanya menjadi pesta rakyat, tetapi juga menjadi panggung untuk memperkenalkan kekayaan potensi lokal, baik sektor ekonomi, pariwisata, seni, maupun budaya,” ujar Nenie, Selasa, 16 Juli 2025.
Menurutnya, kegiatan seperti ini juga menjadi media interaksi langsung antara pelaku usaha, pelaku seni, komunitas budaya, serta masyarakat dari berbagai lapisan.
Selain itu, event ini mampu membangkitkan semangat kolaboratif dalam mendorong kemajuan daerah secara berkelanjutan.
Ia berharap pemerintah kota bersama seluruh pemangku kepentingan terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan Palangka Raya Fair, baik dari sisi promosi, kreativitas pelaksanaan, maupun dampak ekonomi yang dirasakan langsung oleh pelaku UMKM dan masyarakat.
“Dengan penyelenggaraan yang lebih terarah dan partisipatif, Palangka Raya Fair bisa menjadi agenda tahunan berskala lebih luas dan berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan sosial Kota Palangka Raya,” pungkasnya. (MARINI/j)









