BORNEONEWS, Pulang Pisau – Bupati Pulang Pisau, Ahmad Rifa’i, menekankan pentingnya data dalam proses pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing, khususnya dalam rangka mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Hal ini disampaikannya saat menghadiri kegiatan pelayanan kesehatan dan verifikasi keluarga berisiko stunting, dalam rangka peringatan Hari Keluarga Nasional ke-32, yang dilaksanakan di Kampung KB Desa Bukit Rawi, Kecamatan Kahayan Tengah, Rabu, 16 Juli 2025.
“Data sangat penting karena dari situ kita bisa mengetahui langsung bagaimana pertumbuhan masyarakat dan ke mana arah perencanaan ke depan. Data adalah dasar utama dalam mencetak SDM menuju Indonesia Emas,” ujar Rifa’i.
Menurutnya, perencanaan yang baik hanya bisa dilakukan jika datanya valid dan terstruktur, termasuk dalam hal pembangunan keluarga. Keluarga yang direncanakan dengan baik akan membawa arah pembangunan yang jelas.
“Bagaimana kita bisa menciptakan Pulang Pisau yang lebih maju dan jaya jika data masyarakatnya tidak tercatat dengan rapi?” tegasnya.
Rifa’i menambahkan bahwa pendataan masyarakat sangat diperlukan oleh semua pihak, khususnya pemerintah daerah sebagai penyedia data. Data yang konkret dibutuhkan untuk berbagai keperluan, mulai dari perencanaan bantuan hingga pengambilan keputusan kebijakan.
“Pemerintah daerah ingin maju dan berkembang, maka syarat utamanya harus memiliki data yang kuat dan akurat,” tambahnya.
Di akhir sambutannya, Rifa’i juga berpesan kepada para petugas pendataan agar menjalankan tugasnya dengan semangat dan penuh tanggung jawab demi kemajuan Kabupaten Pulang Pisau. “Saya berpesan kepada pelaksana pendataan, mari bekerja dengan semangat demi Pulang Pisau yang kita cintai,” pungkasnya. (RETHA/j)









