BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang sudah dijalankan MAN Kapuas sejak Senin, 14 Juli 2025 lalu telah direspons positif dewan guru.
Salah satunya dari Gazali Rahman, Guru PAI di MAN Kapuas menilai program yang mulai berjalan tersebut cukup membuat antusias para pelajar dan ia memberikan dukungan jika terus berlanjut.
"Selama menunya pas-pas saja dengan para siswa, jadi tidak ada masalah jika berlanjut, supaya gizi anak-anak terpenuhi," ungkap Gazali kepada Borneonews, Rabu, 16 Juli 2025.
Meski mendapat respons positif, bukan berarti pelaksanaan MBG tanpa catatan. Gazali menyebutkan ada dampak buruk yang dialami para pedagang di kantin sekolah terkait pendapatan.
"Cuma ada dampak buruk dari penjual di kantin sekolah, siswanya kurang berbelanja sehingga penghasilannya pun kurang," ucap Gazali.
Dilanjutkan Gazali bahwa tak sedikit penjual di kantin yang bergantung dari hasil jualan untuk menyambung hidup. (SABRIANOOR/j)









