BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Permintaan bantuan penanganan terhadap terduga Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) di Kabupaten Kapuas, meningkat.
"Saat ini terdapat tren kenaikan permohonan bantuan rujukan penderita ODGJ ke faskes RSJ terdekat baik RSJ Sambang Lihum Banjarmasin dan RSJ Kalawa Atei di Palangka Raya," Kepala Dinas Sosial Kapuas, Yanmarto, Rabu, 16 Juli 2025.
Bahkan menurut Yanmarto ada satu keluarga yang harus dirujuk ke RSJ karena semua mengalami sakit ODGJ. Ini tentunya sangat memprihatinkan semua pihak.
Dinas sosial dalam setiap penanganan selalu berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan, Satpol PP, Rumah Sakit/Puskesmas, pemerintah desa/kelurahan dan kecamatan dan masyarakat yang perduli.
"Penanganan ODGJ merupakan kerja lintas sektoral, tidak mungkin dikerjakan sendiri," tambah Yanmarto.
Di tengah keterbatasan SDM dan anggaran yang tersedia Dinas Sosial dijelaskan Yanmarto,selalu berusaha semaksimal mungkin melakukan pelayanan kepada masyarakat.
"Dukungan dari keluarga dan masyarakat sangat menentukan untuk kesembuhan penderita ODGJ. Tidak jarang pasien pasca perawatan di RSJ ketika dipulangkan kembali ke keluarganya ditolak oleh warga lingkungannya bahkan ada yang didukung oleh oknum aparat desa," paparnya.
Oleh karena itu, Kadinsos menghimbau agar seluruh Pemerintah Desa/Kelurahan sungguh sungguh memahami tugas dan kewajibannya sebagai pemerintah, pembina dan pengayom masyarakat.
(SABRIANOOR/y)









