BORNEONEWS, Pulang Pisau - Pemkab Pulang Pisau (Pulpis), menggelar konsultasi publik II penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) RPJMD tahun 2025 – 2029, di Aula Bapperida, Rabu 16 Juli 2024. Turut hadir, Wakil Bupati, Ahmad Jayadikarta.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Pulpis Hendri Arroyo menyampaikan, KLHS sepaket dengan RPJMD Kabupaten Pulang Pisau 2025-2029.
"Setiap pembangunan di Pulang Pisau mulai dari infrastruktur, pertanian dan lain sebagainya, itu tidak lepas dengan perlindungan dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan," kata Hendri.
Hal ini, lanjut Hendri, sesuai dengan Sustainable Development Goals (SDGs) yang didalamnya ada 17 poin yang dikejar salah satunya pendidikan, kemiskinan, sanitasi, perubahan iklim.
"Ini kita masukan semua, mudah-mudahan dapat terintegrasi terkait KLHS yang disusun oleh Universitas Muhammadiyah ini," ujar Hendri.
Hendri ingin memasukan poin-poin tersebut di dalam program kegiatan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), supaya tidak lepas dengan masalah upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup berkelanjutan. ( RETHA/y)









