BORNEONEWS, Sampit - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng) memasang CCTV atau kamera pengawas untuk meningkatkan pengawasan di kawasan depo sampah.
"Saat ini sudah ada empat depo sampah yang dipasang CCTV, yaitu depo sampah di Jalan Pelita, Sampurna, samping Bintang Swalayan, dan dekat SMP 3 Sampit," kata Kepala DLH Kotim Marjuki di Sampit, Kamis.
Melalui CCTV tersebut, Marjuki langsung bisa memantau aktivitas di depo sampah melalui telepon seluler, sehingga bisa memberi arahan atau menegur jika ada hal yang dirasa perlu diperbaiki.
"Sekarang pengawas juga kami arahkan absen dan stanby di depo sampah, bukan di kantor DLH. Dengan begitu, mereka bisa melakukan pengawasan langsung di lapangan," ujarnya.
Lebih lanjut, dia mengatakan pihaknya juga sedang mengupayakan penambahan depo sampah, karena dinilai masih perlu, khususnya di Kecamatan Baamang.
"Di Baamang ini baru ada satu depo sampah. Kita perlu menambah setidaknya dua lagi depo di Baamang untuk memudahkan masyarakat membuang sampah," tuturnya.
Saat ini di Sampit ada delapan depo sampah yang tersebar di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang sebanyak tujuh depo dan di Baamang satu depo sampah.
Adapun penambahan depo di Baamang nantinya diharapkan bisa mengurai konsentrasi sampah, sehingga tidak sampai menumpuk di depo sampah dekat SMP 3.
Depo sampah yang baru diharapkan bisa menjangkau dan memudahkan warga di kawasan pemukiman lainnya di Baamang untuk membuang sampah ke depo, sehingga tidak ada lagi yang membuang sampah sembarangan.
"Untuk saat ini kita maksimalkan depo sampah dan personel yang ada. Kita juga melakukan pemilihan, sehingga sampah yang harus diangkut dan dibuang ke TPA semakin berkurang," kata Marjuki.
ANTARA









