SAMPIT –

BORNEONEWS Sampit – Penyaluran bantuan pangan beras di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) disambut gembira oleh warga penerima manfaat.  Di Kelurahan Baamang Tengah, yang menjadi lokasi penyaluran perdana, antusiasme warga terlihat jelas.

"Alhamdulillah sangat terbantu. Pas kebetulan beras di rumah mau habis. Mana harga beras lagi naik. Bagi kami orang miskin, bantuan ini sangat berarti. Kami sangat berterima kasih," ungkap Niah, salah satu warga Kelurahan Baamang Tengah, Kamis, 17 Juli 2025.

Kelurahan Baamang Tengah menjadi lokasi penyaluran perdana karena memiliki jumlah penerima bantuan pangan beras (PBP) terbanyak di Kecamatan Baamang, yakni 630 penerima.  Bantuan beras untuk periode Juni dan Juli ini dialokasikan 10 kilogram per bulan per penerima, sehingga totalnya 20 kilogram.

"Kami satu keluarga dalam satu bulan itu memang habisnya sekitar 10 kilogram. Jadi bantuan ini bisa cukup untuk dua bulan. Sekarang harga serba naik. Makanya bantuan ini benar-benar sangat bermanfaat," imbuhnya. 

Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Kotim, Muhammad Azwar Fuad, berharap penyaluran bantuan berjalan lancar dan selesai dalam waktu tiga hingga empat hari di Kelurahan Baamang Tengah.

"Mudah-mudahan penyaluran ini bisa berjalan dengan lancar dengan sukses sehingga masyarakat penerima juga senang dan juga apa yang jadi tujuan pemerintah untuk meringankan beban masyarakat miskin itu juga bisa tercapai," harap Azwar Fuad.

Total penerima bantuan pangan beras di Kotim mencapai 16.536 keluarga, dengan total alokasi 330.720 kg beras untuk dua bulan. Data penerima mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dari Kementerian Sosial.

Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat berpenghasilan rendah dan memenuhi kebutuhan pangan mereka, sehingga penghasilan dapat dialokasikan untuk kebutuhan lain seperti pendidikan anak.

"Warga mengaku senang mendapat bantuan dari pemerintah. Tadi harapan mereka justru kalau bisa pembagian beras ini bisa berlangsung rutin, tidak hanya hari ini saja. Artinya ini juga mencerminkan bahwa bantuan sosial berupa beras ini berarti benar-benar bermanfaat bagi masyarakat," pungkas Azwar Fuad. (DEVIANA/H)