BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Tomy Irawan menekankan pentingnya kerja sama dan pemahaman dari semua pihak untuk mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul di Kalimantan Tengah.
Menurutnya, pembangunan SDM unggul memerlukan komitmen dan sinergi yang kuat dari berbagai sektor.
Tomy menjelaskan bahwa pembangunan SDM unggul tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah saja, tetapi juga memerlukan peran aktif dari masyarakat, dunia usaha, dan lembaga pendidikan.
Kerja sama yang erat di antara semua pihak sangat krusial untuk menciptakan program yang efektif dan terintegrasi.
Ia menambahkan bahwa pemahaman yang sama tentang pentingnya pembangunan SDM unggul juga sangat diperlukan. Semua pihak harus memiliki visi dan misi yang sama dalam upaya meningkatkan kualitas SDM di Kalteng.
"Tanpa adanya kesamaan persepsi, program pembangunan SDM akan sulit berjalan optimal," jelasnya, Kamis, 17 Juli 2025.
Tomy mencontohkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha dalam menyediakan pelatihan vokasi yang sesuai dengan kebutuhan industri.
Kerja sama ini akan memastikan bahwa lulusan pendidikan vokasi memiliki keahlian yang dibutuhkan oleh pasar kerja, sehingga mengurangi angka pengangguran.
Dia juga menekankan pentingnya peran lembaga pendidikan dalam mencetak lulusan yang berkualitas dan berdaya saing.
Lembaga pendidikan harus mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki pengetahuan teoritis, tetapi juga memiliki keterampilan praktis dan sikap mental yang baik.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalteng ini berharap agar semua pihak dapat meningkatkan komitmen dan kerja samanya dalam membangun SDM unggul di Kalteng.
"Dengan sinergi yang kuat dan pemahaman yang sama, ia optimistis Kalteng dapat memiliki SDM yang berkualitas dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional," pungkasnya. (PATHUR/R)









