BORNEONEWS, Palangka Raya - Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya, Hendrikus Satria Budi menyampaikan hasil deteksi dini Pemetaan Risiko Berbasis Analisa Dini (Perisai) per 18 Juli 2025.
Hasilnya menunjukkan sebagian besar wilayah Kota Palangka Raya memiliki tingkat kemudahan terbakar pada lapisan atas permukaan tanah di level sedang.
Level sedang ini ditandai dengan warna hijau pada peta Perisai. Namun sebagian wilayah lain menunjukkan tingkat kemudahan terbakar pada level rendah (berwarna biru) dan level tinggi (berwarna kuning).
Budi menjelaskan bahwa peta Perisai memberikan gambaran visual mengenai tingkat risiko karhutla di berbagai wilayah Kota Palangka Raya.
Warna-warna yang digunakan merepresentasikan tingkat kemudahan terbakar, memudahkan masyarakat dan pihak terkait untuk memahami kondisi terkini.
"Untuk memudahkan pemantauan, masyarakat dapat mengakses peta Perisai melalui situs resmi BPBD Kota Palangka Raya di bpbd.palangkaraya.go.id/perisai, situs ini menyediakan informasi terkini dan detail mengenai tingkat risiko karhutla di berbagai lokasi" katanya, Jumat, 18 Juli 2025.
Informasi yang disajikan dalam peta Perisai diharapkan dapat menjadi acuan bagi masyarakat, instansi terkait, dan pihak-pihak lainnya dalam upaya pencegahan karhutla.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan berperan aktif dalam menjaga lingkungan agar terhindar dari kebakaran.
"BPBD Kota Palangka Raya mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan proaktif dalam mencegah karhutla," pungkasnya. (PATHUR/R)









